Cara Belajar TOEFL

Posted on

Cara Belajar TOEFL – Mempelajari ujian bahasa inggris bernama TOEFL. Anda harus memahami desain soal-soal yang diujikan serta tentunya memahami siapa yang membuat TOEFL dna juga jenis-jenis tes ujian TOEFL yang dikenal banyak di masyarakat indoensia dan komunitas internasional. Memahami bebeapa hal yang telah disebutkan ini penting. Karena terkait erat dengan apa yang perlu anda pelajari dan strategi terbaik apa yang bisa anda ambil.

Anda tentunya tidak mau kan mempelajari sesuatu yang ternyata di kemudian hari tidak muncul di jenis ujian TOEFL yang anda ambil. Atau malahan anda tidak mempealajari yang seharusnya gampang sekali untuk dipelajari. Termasuk strategi berkaitan derta dengan melihat siapa pembuat soal TOEFL dan jenis TOEFL Test apa yang akan anda ambil.

Nah, pada bagian pertama ini anda harus memahami bahwa TOEFL sangat berbeda dengan IELTS. Karena TOEFL adalah produk amerika yang dibuat oleh ETS. Maka desain kurikulum dan desain ujian TOEFL sangat american-english. Misalnya pada bagian listening. Anda akan dapati aksen-aksen audio yang diperdengarkan dari native amerika akan sangat american-english. Berbeda dengan audio listening IELTS yang lebih british-english. Mirip-mirip seperti Harry Potter saat sedang berbicara.

Desain kedua yang mesti anda pahami adalah, karena TOEFL produk amerika. Maka pada ujian soal reading (membaca artikel). anda akan banyak temui sejarah amerika yang sangat umum. Seperti perang kemerdekaan, sejarah buruh, boston tea party, perbudakaan di amerika, suku indian, penemuan paten, kuliah umum soal ilmu pengetahuan dan beberapa sejarah presiden amerika serikat.

Sementara pada desain ketiga, pada soal-soal jenis TOEFL IBT. Anda akan menjalani ujian dalam bentuk speaking di depan komputer. Jadi cobalah anda untuk bisa berbicara sendiri latihan di depan cermin. Layaknya anda sedang wawancara dengan seseorang. Bandingkan dengan IELTS yang pada sesi speaking menggunakan native speaker inggris untuk mewawancarai dan mengajak anda berbicara.

Baca Juga:  Perbedaan Sertifikat TOEFL Official Dan Institut yang Perlu Diketahui

Kemudian, merujuk pada jenis-jenis tipe ujian TOEFL. Ini tentunya juga berkaitan dengan pola belajar anda. Terhadap jenis tipe TOEFL yang akan anda ambil. TOEFL secara umum memiliki dua tipe tes. Tipe pertama adalah TOEFL Internet based test, sistem test mengg unakan komputer dengan sambungan internet berkecepatan tinggi. Sementara tipe yang kedua adalah TOEFL Paper Based Test, atau juga bisa dikenal dengan Institusional Testing Program. Pada jenis ini ujian menggunakan soal dan jawaban kertas yang nantinya akan discan dengan mesin untuk menilai jawaban anda.

Lalu apa perbedaan mendasar kedua. Perbedaan mendasarnya adalah jenis soal yang diujikan. Jika TOEFL IBT mengujikan empat soal: listening, speaking, reading dan writing. Sementara TOEFL Paper based test atau institusional testing program mengujikan tiga soal: listening, structure dan reading.

Cara belajar TOEFL sangat tergantung kepada jenis test TOEFL yang akan anda ambil. Biar lebih simple dan sederhana akan diambil pada bagian umum keseluruhan saja. Seperti ini:

Pertama, jika anda ingin memperbagus listening anda dalam TOEFL. Sering sering menonton film buatan Hollywood amerika tanpa teks dan subtitle. Mungkin awal awal bisa, tetapi setelahnya anda harus berani tanpa teks. Kenapa begitu? Karena dengan mendengarkan by listening, anda akan terlatih mengenali sebuah kata dan kalimat tanpa harus merujuk pada subtitle dan tejemahan.

Kedua, sering-sering membaca artikel sejarah amerika. Karena reading merupakan kebanyakan berbicara sejarah amerika. Maka lebih baik anda sudah banyak membaca sejarah amerka dalam bahasa inggris. Anda bisa mencari di internet mengenai contoh-contoh artikelnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *