Yuk, Berkenalan Dengan 5 Sistem Sekolah di Jerman

Posted on

Sekolah di Jerman – Pendidikan tingkat sekolah di Jerman menjadi tanggung jawab negara bagian. Itulah sebabnya 16 negara bagian yang ada di Jerman memiliki departemen pendidikan dan kebijakan sendiri-sendiri.

Meskipun ada perbedaan antara satu negara dengan negara bagian lain, ada beberapa hal yang bisa dianggap sama. Agar tidak penasaran, yuk kita lihat berbagai jenis sekolah di Jerman, lalu apa sajakah itu? berikut di bawah ini adalah ulasannya:

Yuk, Berkenalan Dengan 5 Sistem Sekolah di Jerman

sekolah di jerman

1.Pre school

Anak-anak usia 3-6 tahun di Jerman bisa mengikuti pendidikan pra sekolah sebelum memasuki sekolah dasar. Pendidikan pra sekolah ini tidak wajib, sehingga negara tidak memberikan dukungan biaya alias tidak gratis. Sekolah TK ini biasanya dijalankan oleh organisasi keagamaan atau swasta.

[irp posts=”1530″ name=”Kata Kerja Bahasa Jerman dan Ragamnya Untuk Dipelajari”]

Anak-anak masuk TK selama setengah hari (8 pagi – 12 siang atau 2 siang – 5 sore) atau bisa juga sehari penuh. Taman kanak-kanak di Jerman bertujuan untuk membantu anak mengekspresikan diri sesuai usianya, untuk mengenal lingkungan, serta berinteraksi dengan orang lain.

2.Grundschule (sekolah dasar)

Setelah pre school, anak-anak Jerman memasuki sekolah dasar atau Grundschule. Pendidikan wajib di Jerman (Schulpflicht) dimulai pada grundschule saat anak memasuki usia 6 tahun. Di sebagian besar negara bagian, siswa memasuki grundschule dari kelas 1-4, kecuali di Berlin dan Brandenburg yang berlangsung selama 6 tahun (dari kelas 1-6).

Pada akhir masa sekolah dasar, siswa dan orang tua harus memilih jenis sekolah menengah atau jalur pendidikan mana yang akan diikuti. Untuk menentukan kelulusan, di Jerman tidak ada UN. Nilai akhir siswa ditentukan dari laporan kinerja siswa selama mengikuti pembelajaran. Laporan siswa tersebut diberikan setiap 6 bulan sekali.

Setelah melihat nilai akhir, biasanya guru grundschule akan memberikan rekomendasi salah satu dari 3 jenis sekolah menengah : Gymnasium, Realschule, atau Hauptschule. Namun ada kalanya orang tua lebih dominan dalam menentukan kelanjutan studi anaknya.

[irp posts=”1394″ name=”Berapakah Biaya Kuliah di Jerman Tanpa Beasiswa?”]

sekolah di jerman gratis

3.Sekolah tingkat menengah

Sekolah menengah level 1 di Jerman terdiri salah satu dari Hauptschule (kelas 5-9 atau 10), Realschule (Kelas 5-10), Gimnasium (kelas 5-12 atau 13), atau Gesamtschule (sekolah gabungan). Setelah menyelesaikan sekolah menengah level 1, mereka bisa mulai bekerja, melakukan pelatihan kejuruan, lanjut ke sekolah kejuruan, atau transfer ke gymnasium.

– Hauptschule

Umumnya hauptschule berlangsung selama 5 tahun, yaitu dari kelas 5-9. Tapi ada juga beberapa negara bagian yang memberlakukan hauptschule dari kelas 5-10. Tujuan hauptschule adalah untuk menyiapkan siswa yang siap kerja. Siswa hauptschule belajar pelajaran reguler seperti Matematika, Fisika, Kimia, maupun Biologi. Tapi mereka juga berlatih keterampilan praktis seperti perkayuan, bengkel, maupun kelistrikan.

Lulus dari hauptschule pada usia 15-16 tahun dan mendapatkan sertifikat Hauptschulabschluss, siswa biasanya akan menjalani kerja praktek (berufsschule) selama 3 tahun. Berufsschule mengkombinasikan teori di kelas dan penerapannya di dunia kerja yang sebenarnya. Lulus dari berufsschule pada usia 18 tahun, diharapkan mereka sudah mandiri serta benar-benar siap memasuki dunia kerja.

– Realschule

Sama seperti hauptschule, realschule dirancang untuk mencetak lulusan yang siap kerja. Lulusan realschule biasanya juga akan menjalani vocational training selama 3 tahun. Hanya saja siswa realschule memiliki peluang lebih besar untuk masuk perguruan tinggi. Selain itu, lulusan realschule biasanya memiliki level yang lebih tinggi ketika masuk di dunia kerja.

[irp posts=”1539″ name=”8 Fakta Yang Menjadi Ciri Khas Negara Jerman”]

4. Gymnasium

Siswa cerdas dengan nilai grundschule sangat baik biasanya akan masuk ke gymnasium. Gymnasium berlangsung selama 8 atau 9 tahun, yaitu dari kelas 5-12 atau 13. Pada pendidikan menengah tingkat II (2 atau 3 tahun terakhir di gymnsium), siswa bisa memilih Leistungskurse (mata pelajaran pilihan). Lalu di akhir pendidikan gymnasium, mereka akan mengikuti tes abitur sebagai syarat masuk Universitas.

5. Gesamtschule

Gesamtschule atau sekolah gabungan hanya ditemukan di beberapa negara bagian. Siswa memilih gesamtschule, kemungkinan karena ia belum bisa memilih sekolah menengah yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Atau bisa juga siswa seharusnya masuk ke hauptschule, tapi mereka memutuskan masuk ke gesamtschule agar bisa memperbaiki nilai sehingga bisa masuk ke realschule atau gymnasium

Siswa biasanya menghabiskan pendidikan gesamtschule selama 6 tahun. Siswa yang menyelesaikan studi dengan memuaskan sampai kelas 9 akan menerima ijazah hauptschule. Sedangkan mereka yang mendapatkan hasil memuaskan sampai kelas 10 akan memperoleh ijazah Realschule. Siswa yang ingin mengikuti tes abitur bisa memperpanjang studi 3 tahun lagi.

[irp posts=”1352″ name=”Kursus Bahasa Jerman di Tangerang untuk Melanjutkan Studimu”]

Sistem sekolah di Jerman memang lebih rumit dibanding negara lain. Tapi sistem ini berhasil menciptakan sumber daya manusia dengan standar kualitas sangat tinggi. Sekarang ini tidak ada satu negara manapun yang menyepelekan produk pendidikan Jerman, bahkan alumni Jerman dianggap jaminan mutu.

Nah, ingin tahu lebih jauh tentang pendidikan Jerman? Hubungi Virtu Education di nomor 021)-300-19-979, WA 0812-89-8000-26 atau kunjungi www.virtueducation.org dengan cara mudah yaitu dengan mengklik baner di bawah ini, Virtu Education merupakan konsultan pendidikan tinggi Eropa yang berpengalaman membantu pelajar Indonesia diterima kuliah di Universitas di Jerman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *